Antrozoologi


Antrozoologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan interaksi antara manusia dengan hewan, juga dijelaskan sebagai ilmu yang khusus mempelajari secara khusus segala ikatan antara manusia dengan hewan dan menghubungkan antara ilmu alam dan sosial.

Zoologi adalah salah satu cabang biologi yang mempelajari struktur, fungsi, perilaku, serta evolusi hewan. Ilmu ini antara lain meliputi anatomi perbandingan, psikologi hewan, biologi molekular, etologi, ekologi perilaku, biologi evolusioner, taksonomi, dan paleontologi. Kajian ilmiah zoologi dimulai sejak sekitar abad ke-16. Zoologi sendiri memiliki beberapa cabang ilmu, antara lain:
Akarologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kutu dan tungau.

Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia dalam berbagai aspek kehidupannya.

Antrozoologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan interaksi antara manusia dengan hewan, juga dijelaskan sebagai ilmu yang khusus mempelajari secara khusus segala ikatan antara manusia dengan hewan dan menghubungkan antara ilmu alam dan sosial.

Apiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang lebah, merupakan sub kajian melittologi yang merupakan cabang dari entomologi. Lebah sering dipakai sebagai objek untuk mempelajari evolusi sistem sosial.

Arahnologi adalah ilmu yang mempelajari tentang laba-laba dan hewan lain yang tergolong dalam arachnida.

Artropodologi adalah cabang biologi yang mempelajari filum arthropoda, termasuk di dalamnya insekta, arachnida, crustasea dan hewan lain yang memiliki ciri yang sama.

Entomologi adalah ilmu yang mempelajari tentang serangga, merupakan salah satu cabang dari arthropodologi.

Etologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku hewan.

Helmintologi ilmu yang mempelajari tentang cacing khususnya cacing parasit, menyangkut tentang taksonomi dan akibat yang ditimbulkannya terhadap inang.

Herpetologi adalah cabang zoologi yang mempelajari tentang amfibi (misalnya katak dan salamander) dan reptil (misalnya ular, kadal dan kura-kura).

Iktiologi cabang zoologi yang mempelajari tentang ikan.

Konkologi adalah ilmu yang mempelajari tentang moluska bercangkang, merupakan salah satu cabang kajian dari malakologi.

 

Mamologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari hewan menyusui dan seluk beluknya.

Malakologi adalah cabang zoologi invertebrata yang mempelajari tentang moluska (hewan lunak).

Mirmikologi adalah cabang zoologi yang mempelajari tentang semut.

Nematologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang nematoda dan seluk beluknya.

Neuroetologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku hewan berdasarkan perbandingan dan evolusi (perubahan) yang didasarkan pada kontrol mekanik oleh sistem saraf.

Ornitologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang burung dan unggas.

Paleozoologi adalah cabang paleontologi atau paleobiologi yang berkenaan dengan penemuan kembali dan pengenalan sisa-sisa hewan multi seluler dari ruang lingkup geologi (atau bahkan arkeologi) dan manfaat fosil itu dalam rekonstruksi ekosistem pra sejarah dan dan ekosistem purbakala.

Paleontologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari kehidupan hewan atau tumbuhan pada masa zaman lampau yang telah menjadi fosil.

Planktologi adalah ilmu yang mempelajari tentang plankton, termasuk masalah produksi primer dan aliran energi.

Primatologi adalah ilmu yang mempelajari tentang primata.

Protozoologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang protozoa dan seluk beluknya

Setologi adalah cabang ilmu mamalia laut yang mempelajari 8 spesies diantaranya paus, lumba-lumba, dan lumba-lumba botol yang tergolong dalam ordo Setasea, baik mengenai evolusi, persebaran, morfologi, tingkah laku, perubahan komunitas dan lainnya.

Pengertian Zoologi

istilah zoologi tersusun dari dua kata , yaitu zoo dan logi. kata zoo memiliki arti hewan sedangkan logi memiliki arti ilmu pengetahuan. jadi yang dimaksud dengan zoologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hewan. selanjutnya ilmu zoologi berkolaborasi dengan ilmu botani sehinga secara bersama – sama membentuk ilmu biologi atau ilmu hayat. ilmu botani sendiri adalah ilmu pengetahuan tentang tumbuhan. hal ini terjadi karena Asas-asas terpenting dalam ilmu hayat atau ilmu biologi berlaku baik pada hewan maupun tumbuhan. dengan kata lain hewan dan tumbuhan merupakan objek kajian dari ilmu biologi. Asas-asas terpenting itu adalah: hewan dan tumbuhan mempunyai siklus hidup; keduanya makan dan bergerak, tumbuh dan berkembang, serta berlipat ganda maksudnya berkembang biak. Namun, meskipun hewan dan tumbuhan menjadi objek kajian ilmu hayat ( biologi ) ada beberapa asas yang hanya ada dalam wawasan zoology, asas-asas tersebut merupakan asas tambahan yang hanya berlaku pada hewan saja seperti antara lain mempunyai indera karena tumbuhan tidak memiliki indra, kemampuan bersuara karena tumbuhan tidak punya pita suara sehinga tumbuhan tidak bisa bersuara dan kejiwaan (psike) seperti yang kita jumpai pada kera dan anjing. berbeda dengan tumbuhan yang tidak punya psike atau kejiwaan sehingga kita tidak pernah mencupai tumbuhan marah, malu atau jengkel.

referensi :
http : / / old.nabble.com / – Zoologi – – Definisi – td19772855. html
Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/zoology/2219974-pengertian-zoologi/#ixzz1bzrYtiS5

Manfaat Mempelajari Zoologi

Dengan memperhatikan hubungan timbal balik dengan ilmu pengetahuan lain, kita menyadari bahwa jika ditinjau dari aspek antropologi, sosiologi, dan psikologi maka zoology merupakan latar belakang kebudayaan manusia. Di samping itu, zoology juga merupakan ilmu pengetahuan dasar bagi lapangan pekerjaan teknis tertentu dalam pengobatan pertanian, peternakan, geologi dan konservasi alam lingkungan kita.
Hubungan zoology dengan ilmu pengetahuan lain
Karena cakupan dalam wawasan zoology sangat luas, maka zoology berhubungan dengan ilmu kimia dan fisika. Dalam menginterpretasikan aktivitas hidup hewan, zoology menggunakan biokimia dan biofisika. Zoology berhubungan dengan geologi, sebab dalam kaitannya dengan sejarah hewan-hewan purba (paleontology) diperlukan geologi. Arkeologi juga mempelajari fosil-fosil hewan yang hidup di masa lampau. Psikologi, sosiologi, antropologi dan geografi memerlukan pengetahuan asas-asas zoology sebagai bahan pertimbangan yang fundamental.
Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/zoology/2099361-manfaat-mempelajari-zoologi/#ixzz1bzs3UZGU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s